FINALLY [Part 1]

Standar

Annyeonghaseyo^^ aku author baru. Aku disini buat ff gaje yang pasti readers gak dapet feel nya /? Author line 00 jadi wajar kalo aneh –v udah lanjut baca aja ya^^

.

.

.

Title: Finally

Author: kiddyeo

Genre: School-life

Cast:
– Cho Kyuhyun as Cho Kyuhyun
– Lee Sungmin as Lee Sungmin
– other

Rating: PG-13

Type: Chapter

Summary: Kyuhyun bergabung pada suatu kelompok. Begitu pula Sungmin. Mereka masuk ke kelompok terkenal dan berbahaya. Salah satu dari kelompok itu adalah incaran polisi Korea sejak lama. Bagaimana Kyuhyun dan Sungmin bisa menyikapi kelompok mereka masing-masing dan menemukan kebenaran masalah mereka masing-masing?

NO PLAGIAT
NO SILENT READER
Typo? I’m sorry

Happy Reading^^

.

.

.

.

Seorang laki-laki bertubuh jangkung berjalan melewati koridor sekolah Kirin Art High School. Di ikuti oleh 4 laki-laki dibelakangnya. Ialah Cho Kyuhyun atau yang biasa dipanggil Kyuhyun ini memiliki paras tampan, pintar dan bergabung ke sebuah kelompok. Tak ada satupun murid yang tak mengenalnya, dan tak jarang semua gadis di sekolah ini mengagumi ketampanannya.

“Ck, kyu, bisakah kau tidak usah berlaga seperti itu?” umpat Changmin salah seorang anggota kelompoknya itu.

“Emang itu menjadi urusan mu tuan Shim? Jonghyun, Kris, dan Minho saja tidak bermasalah,” balas Kyuhyun. Mereka berlima berhenti di depan loker-loker sekolah, dan mengambil beberapa buku di loker masing-masing. Lalu mereka berjalan bersama menuju kelas.

***

Waktu istirahat, waktu dimana para siswa sekolah Kirin Art High School beristirahat. Tak jarang kantin sekolah penuh oleh  siswa. Begitu juga Kyuhyun dan kelompoknya saat waktu istirahat tiba, mereka bersama-sama pergi ke kantin untuk makan atau sekedar berbincang-bincang.

Kyuhyun mengaduk-aduk minumannya. Tak berniat sama sekali untuk meminum nya. “Kyu, aku menerima info dari beberapa anak, katanya ada kelompok baru yang akan menjadi saingan kita,” ujar Kris sedikit berbisik.

“We have new rival– ,” kata Kyuhyun dengan smirk khas nya. “ –Kris, beritahu aku secara lengkap tentang kelompok itu.”

 “Katanya kelompok itu terdiri dari empat anggota, ketua kelompoknya berasal dari kelas C dan sisanya adalah sahabat dia yang berasal dari berbagai kelas. Kelompok itu terbentuk lusa kemarin. Aku tidak tahu tentang misi kelompok itu. Marga dari ketua kelompok itu adalah ‘Choi’. Ketua kelompok itu cukup terkenal di sekolah ini. Sementara ini, aku hanya mendapat info itu saja.”

Kyuhyun mengangguk. “Terimakasih Kris, kau adalah anggota kelompok yang terbaik–  ,” puji Kyuhyun. “ –Kris cari info terbaru tentang kelompok itu. Lalu Minho, tugasmu adalah mengamati anak kelas C dan terakhir Jonghyun dan Changmin tugas kalian amati seluruh murid angkatan kita ini, arra?”

“Arraseo,” kata Kris dan Minho.

“Mengapa aku harus bersama si bodoh ini?!” seru Jonghyun dan Changmin bersamaan. Jari telunjuk mereka saling menunjuk. Secara bersamaan juga mereka membulatkan matanya. Mengapa mereka bisa mengatakan hal yang sama secara bersamaan?

“Ya! Jangan mengikuti kata-kata ku kau bodoh!” Lagi-lagi Jonghyun dan Changmin mengatakan hal yang sama secara bersamaan. Kyuhyun, Minho dan Kris pun tertawa dengan kejadian konyol ini.

***

“Eomma, aku pulang!” seru seorang laki-laki.

“Sungmin-ah, bagaimana kabar mu di sekolah? Ada hal yang menyenangkan?” Wanita yang bernama Eunra itu menjawab sapa-an anaknya, Lee Sungmin.

“Aku punya teman baru namanya Choi Siwon. Dia murid pindahan dari Amerika. Dia baik sekali, karena dia aku mempunyai teman baru selain dirinya!” ujar Sungmin antusias. Bila kita lihat pada dirinya Sungmin tidak memiliki masalah fisik apa pun. Tetapi bila kita lihat kejiwaannya, kita bisa lihat kalau Sungmin berbeda dengan anak lelaki lainnya. Sifat Sungmin hampir sama seperti perempuan. Itu disebabkan karena selama 12 tahun belakangan ini, ia diasuh hanya oleh ibu nya.

“Wah, anak eomma memang daebak. Ka– kau mandi sana, eomma sudah mencium aroma tak sedap di badan mu,” pinta Eunra. Sungmin mengangguk menuruti perintah ibunya. Eunra tersenyum.

“Ya Tuhan, berikan lah kesembuhan kepada anak pertamaku ini,” batin Eunra. Eunra menutup pintu depan dan pergi ke dapur.

*Flashback*

“Eunra-ya!” Lelaki paruh baya menghampiri Eunra yang sedang menyiapkan sarapan untuk kedua anaknya. Eunra menoleh kearah suara tersebut.

“Appa! Mengapa tidak bilang kalau ingin mengunjungiku?” tanya Eunra. “Appa hanya ingin mengejutkanmu. Oh ya, tadi appa melihat ada sepucuk surat di kotak pos rumahmu. Ini ..”

Eunra mengambil surat itu dari tangan ayahnya. Ia tatap surat itu. Tak ada nama pengirim. Dengan perlahan Eunra membuka surat itu. Terdapat 2 lembar kertas, Eunra memilih membaca isi surat yang ditulis tangan.

Lee Eunra-ya
Mianhae aku tidak bisa menjagamu
Mianhae aku tidak bisa bersamamu
Bersama untuk menjaga kedua pahlawan kecil kita
Mianhae, aku memutuskan pilihan secara sepihak
Tapi mungkin keputusan ini baik untuk kita
Dan baik buat keluarga kecil kita
Aku tak ingin engkau khawatir lagi padaku Eunra-ya
Karena itu aku memutuskan kita untuk bercerai
Jeongmal Mianhae
Kau pasti berpikir aku jahat bukan Eunra?
Nde, aku memang jahat
Tapi ini untuk kebaikan kita bersama Eunra-ya
Aku akan membawa little Cho untuk kurawat
Sedangkan kau merawat captain Cho
Dan selembar kertas lainnya adalah bukti pencerai-an kita
Mianhae
Neomu neomu saranghae my juliette

From: ex yours, Cho Kyungmin

Tes! Setetes air mata jatuh membasahi pipi tembam Eunra. Eunra meremas kertas tersebut. Sakit hati, itulah rasa yang ia sedang rasakan saat ini. Seperti hatinya sedang ditusuk oleh ribuan jarum. Semakin ia meluapkan tangisannya, semakin pula jarum-jarum tersebut menusuknya lebih dalam lagi.

“Lee Eunra, waeyo Eunra? Kamu kenapa, sayang?” tanya Ayah Eunra. Eunra hanya menggeleng kan kepalanya, mengatakan ‘aku baik-baik saja’. Eunra membaca isi surat kedua. Memang benar kertas itu bukti penceraian Kyungmin dengan Eunra. Semakin banyak air mata yang jatuh membasahi wajah putih Eunra. Eunra teduduk di kursi ia menekuk kedua lutut nya.

Ayah Eunra yang khawatir keadaan anaknya sekarang langsung merebut kertas yang digenggam oleh Eunra. “Yak! Dasar namja kurang ajar, bisa-bisanya dia memutuskan secara sepihak keputusan ini!” Ayah Eunra merobek-robek kertas yang ia baca tersebut dan menenanggkan Eunra.

*Flashback End*

***

Sudah sepekan ini Sungmin selalu bersama Siwon. Tak hanya Siwon, Sungmin juga bergaul dengan Eunhyuk, Donghae dan juga Hoya. Dan berkat Sungmin memiliki teman seperti ini membuat kejiwaan Sungmin mulai membaik. Ia mulai tegas, tidak selembut seperti pekan kemarin.

“Sungmin-ah, kau mau menjadi sahabat kami tidak?” tanya Hoya.

“Tentu saja. Memang sebelumnya aku tidak dianggap sahabat oleh kalian, ck?” tanya Sungmin. Siwon tertawa renyah.

“Tentu saja kami menganggapmu sahabat kamu, minie. Tapi, kita ingin kau menjadi bagian kelompok kecil kami. Tenang saja ini kelompok tidak seperti kelompok yang lainnya. Kau mau tidak?” jawab Siwon. Siwon menyikut lengan Donghae dan menampilkan smirk nya.

“Nde, aku mau,” balas Sungmin antusias.

***

“Kyuhyun-ah!” Kris menepuk pundak Kyuhyun otomatis Kyuhyun menoleh kearahnya. “Ada apa?” tanya Kyuhyun. Kris duduk disamping Kyuhyun dan meminum jus yang di pesan oleh Kyuhyun. “Hey! It’s mine, pabbo!” kata Kyuhyun seraya memukul punggung Kris.

“Appo kyu! Jadi begini aku mendapat info bahwa anggota kelompok saingan kita bertambah lagi, kalau tidak salah namanya Lee Sung .. Sungmin, ya Sungmin. Anak aneh itu masuk ke kelompok tersebut!” tutur Kris.

“Hahaha, apa? Anak ingusan itu masuk? Ck, mereka bodoh sekali memasuki Sungmin ke kelompoknya,” ejek Kyuhyun.

“Oh ya kyu, aku dapat beberapa info tentang kelompok itu. Ketua nya itu anak pindahan dari Amerika, Choi Siwon sedang anggota kelompoknya adalah Lee Howon, Lee Donghae, Lee Hyukjae dan Lee Sungmin, itu info terbaru yang aku tahu.”

“Mwo? Ketuanya dia? Mati kita, belum lagi anggota nya terdapat Hoya.”

“Ya, tapi untungnya anak ingusan itu tidak berguna di kelompoknya, kyu.”

“Kau benar juga Kris. By the way···Minho, Jonghyun dan Changmin mereka dimana?”

“Seperti biasa, ditaman dan sedang menggoda para gadis.”

“Hah, benar-benar tidak bisa diandalkan mereka ini, aish. Aku akan tegur mereka.”

“Aku ikut, kyu!”

Kyuhyun dan Kris pun berjalan beriringan menuju taman sekolah. Menegur para playboy yang tiada henti-hentinya mengoda gadis-gadis.

Di taman, Kyuhyun melihat Minho, Jonghyun, dan Changmin sedang menggoda gadis. “Ya! Tiga mata keranjang kesini kalian!” seru Kyuhyun. Minho, Jonghyun, dan Changmin tersentak, pada pasalnya mereka sudah tahu siapa suara yang memanggil mereka tersebut. Mereka bertiga menangkap bayangan dua sahabat mereka, Kyuhyun dan Kris. Mereka menatap Kris dengan tajam, seperti mengatakan ‘awas saja kau.’ Kris pun bergidik melihat tatapan ketiga sahabatnya itu.

“Apa yang kalian lakukan, eo? Menggoda lagi? Aish, sekarang ini kita ada tugas, pabbo!” ujar Kyuhyun sambil menjitak satu per satu ketiga temannya itu.

“Appo, kyu!”

“Yak, sakit bodoh!”

“Awww!”

“Yak, pelankan sedikit suara kalian bodoh. Ah– Kris kajja kita ke kelas lagi. Biar mereka menanggung malu akibat teriak ditengah gadis-gadis,” kata Kyuhyun. “Ne, kajja..,” sahut Kris.

***

00.01 KST

Tampak sekelompok remaja laki-laki berjumlah lima orang sedang berkumpul di sebuah rumah yang lebih tampak seperti gudang. Mereka sedang bercengkrama dan meminum soju, terkecuali Sungmin. Ya, kecuali dia.

“Sungmin-ya, ayo minum soju ini hug. Semua bebanmu akan hilang min hug,” kata Donghae. Donghae menawari sebotol soju, ia tampak mabuk karena terlalu banyak minum soju.

“Jangan dengarkan kata dia, min. Dia memang suka begitu,” kata Hoya dingin. Sungmin mengangguk. Sebenarnya ia bingung berada di markas kelompoknya. Ia terlalu polos untuk masuk ke kelompok ini. Bahkan ia tidak pernah ke tempat seperti ini sebelumnya. Benar-benar lelaki polos.

“Sungmin!” seru Siwon. “Ada apa?” tanya Sungmin. “Mau mengitari markas kita ini? Kau kan baru masuk, ya jadi kamu harus tahu tentang isi markas kita ini. Mau?” tawar Siwon. Sungmin menimbang-nimbang tawaran Siwon. Lebih baik ia menerima tawaran Siwon daripada harus ditawari soju terus-menerus oleh Donghae. Sungmin mengangguk, ia bangkit dari sofa dan berjalan menghampiri Siwon. Siwon melihat Sungmin menerima ajakannya itu pun tersenyum.

Pertama-tama Siwon membawa Sungmin ke ruangan yang cukup besar. Ruangan itu berisikan dua ranjang berukuran king size. Di kamar ini juga terdapat tv yang cukup mahal, dua meja, sofa merah, dan sebuah ruang kecil.

“Siwon, ini ruangan untuk apa?” tanya Sungmin. “Ck, tentu saja buat tidur. Misalkan kau ada masalah dengan orangtua mu, kau bisa tidur disini,” jawab Siwon. Sungmin mengangguk.

Sudah beberapa ruangan mereka jumpai sekarang Siwon membawa Sungmin ke sebuah koridor yang panjang dan agak gelap. Diujung koridor terdapat ruangan tanpa pintu. Secara sekilas ruangan itu mirip seperti perpustakaan. Mereka berdua pun memasuki ruangan tersebut. Benar, ruangan ini adalah perpustakaan. Siwon menyalakan lampu lalu ia menarik sebuah tuas dan lemari yang berisi buku-buku itu pun bergeser. Menampilkan sebuah pintu besar.

“Silahkan buka pintu itu min,” kata Siwon. Siwon mundur selangkah memberikan jalan untuk Sungmin. Tanpa basa-basi Sungmin membuka pintu itu. Dan ….

TBC

Aneh ? Gaje? Gak dapet feel? Mianhae. Ini baru prolog nya aja, part 2 nya udah mulai konflik nya. RCL juseyo, dont be siders😉

5 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s